antara mimpi dan kenyataan
Dokter ?? Sains ?? Jepang ??
ya itulah hal yang dulu membuat ku serantak semangat dan berkata aku mampu.
namun tidak untuk sekarang.
Dulu mimpiku bak laksana bintang terang dan bulan di malam ke 14.
semangat yang begaitu nyata tuk meraih keingianku..
masuk perguruan tinggi di Negara Sakura yaitu OSAKA university, begabung dalam HIMA FK.
bisa menyandang gelar Sarjana dari fakultas Kedokteran.
kedokteran, Spesialis anak atau spesialis penyakit dalam, itulah bidang yang sangat aku inginkan. yang sangat aku mimpikaan.dan Rumah sakitlah tempat ku ingin bekerja.
namun apa daya, tangan tak sampai. semua mimpiku kandas. hilang tak berbekas. saat ku hanya berjuang sendiri tanpa ada penyemangat (penyemangat internal dan extrenal), saat ku berjuang tanpa restu kedua orang tuaKu, saat ku berjuangan namun ku tahu bahwa ekonomilah faktor utama kemunduran semangatku.
orang mungkin bisa berkata, kita bisa hebat dengan niat, namun setelah ku baca perjuanganKu, tidaklah hanya niat, biaya, restu dan penyemangatlah yang mendominasi hal itu.
bukan ku tak percaya akan kebesaranMu tuhan, namun ku sadar, saat ini ku tak mampu. tak mampu untuk berdiri tegap menyongsong masa depanKu.Ku tak mampu tuk menegadahkan kepalaku tuk lihat indahnya mimpi dengan masa depan harapanKu.
ya itulah hal yang dulu membuat ku serantak semangat dan berkata aku mampu.
namun tidak untuk sekarang.
Dulu mimpiku bak laksana bintang terang dan bulan di malam ke 14.
semangat yang begaitu nyata tuk meraih keingianku..
masuk perguruan tinggi di Negara Sakura yaitu OSAKA university, begabung dalam HIMA FK.
bisa menyandang gelar Sarjana dari fakultas Kedokteran.
kedokteran, Spesialis anak atau spesialis penyakit dalam, itulah bidang yang sangat aku inginkan. yang sangat aku mimpikaan.dan Rumah sakitlah tempat ku ingin bekerja.
namun apa daya, tangan tak sampai. semua mimpiku kandas. hilang tak berbekas. saat ku hanya berjuang sendiri tanpa ada penyemangat (penyemangat internal dan extrenal), saat ku berjuang tanpa restu kedua orang tuaKu, saat ku berjuangan namun ku tahu bahwa ekonomilah faktor utama kemunduran semangatku.
orang mungkin bisa berkata, kita bisa hebat dengan niat, namun setelah ku baca perjuanganKu, tidaklah hanya niat, biaya, restu dan penyemangatlah yang mendominasi hal itu.
bukan ku tak percaya akan kebesaranMu tuhan, namun ku sadar, saat ini ku tak mampu. tak mampu untuk berdiri tegap menyongsong masa depanKu.Ku tak mampu tuk menegadahkan kepalaku tuk lihat indahnya mimpi dengan masa depan harapanKu.
Komentar
Posting Komentar