MISSING U DAD
RASANYA baru kemarin aku bermanja ria bersamanya. Bercanda gurau. Menikmati sepotong eskrim berdua. Bahkan kita menghabiskan waktu senja bersama. Teringat betul pertanyaan yang selalu ia lontarkan ketika bersamaku, “Sayang gak sama papah ?” begitu katanya.. Selalu aku bahagia ketika dekat dengannya. Ia.. ia laki – laki yang sangat aku cintai didunia ini. Iya, dia adalah papah.. Kini putri kecil yang manja dan lugu itu perlahan – lahan mulai beranjak dewasa. Tak ku dapati lagi bercanda gurau dengannya. Tak lagi menikmati sepotong eskrim berdua. Bahkan untuk sekedar menikmati senja berduapun tak ada. Papah adalah pahlawanku. Rela bercucuran keringat. Mengorbankan tidurnya. Bahkan menahan rasa laparnya. Karenak. Dibalik sosok mama yang tegar ada sosok papah yang selalu menyemangati mamah agar tetap kokoh berdiri. Papah yang kini ku sebut juga sebagai Monsterku.. Terima kasih karena tak lelah engkau mengingatkanku dalam perjalananku menuju kedewasaan. Hingga kini aku dapat tumbuh menjadi w...